Manajemen
merupakan salah satu komponen vital sebuah lembaga pendidikan maupun institusi-institusi yang lain.
Mekanisme manajemen yang jelek akan sangat berpengaruh terhadap mutu atau
out-putnya. Pendidikan dapat dikatakan berkualitas jika berhasil menelorkan
out-put atau lulusan yang sesuai dengan tujuan atau cita-cita pendidikan itu
sendiri, sedangkan untuk merealisasikan tujuan pendidikan dalam proses pendidikannya banyak kendala yang
dihadapi oleh manajer dalam hal ini adalah kepala sekolah. Untuk mencapai
tujuan tersebut secara efektif dan efisien, maka diperlukan diantaranya adanya
manajemen yang professional. Dengan melaksanakan manajemen pendidikan tersebut, secara professional
diharapkan untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Selain kondisi sekolah
yang masih dalam tahap perkembangan, sementara itu lingkungan sudah mulai masuk
dalam bentuk kehidupan yang mulai modern, maka tuntutan masyarakatpun semakin
kompleks. Lemahnya kualitas pendidikan seringkali disebabkan oleh lemahnya
peran manajemen dan pengelolaan pendidikan secara keseluruhan.. Berdasarkan uraian di atas, untuk mengantisipasi problem
yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, dibutuhkan pembenahan-pembenahan
terhadap semua unsur yang ada, termasuk pembenahan dalam bidang manajemennya.
Dalam rangka untuk memotivasi pengembangan aspek managerial pendidikan.
Kamis, 17 Mei 2012
Filsafat Esensialisme
http://csstatic.com/banners/clixsense_gpt120x600a.png
Ajaran filsafat adalah hasil pemikiran seseorang
atau beberapa ahli filsafat tentang sesuatu secara fundamental. Dalam
memecahkan suatu masalah terdapat pebedaan di dalam penggunaan cara pendekatan,
hal ini melahirkan kesimpulan-kesimpulan yang berbeda pula, walaupun masalah
yang dihadapi sama. Perbedaan ini dapat disebabkan pula oleh faktor-faktor lain
seperti latar belakang pribadi para ahli tersebut, pengaruh zaman, dan kondisi
alam pikiran manusia di suatu tempat. Ajaran filsafat yang berbada-beda
tersebut, oleh para peneliti disusun dalam suatu sistematika dengan kategori
tertentu, sehingga menghasilkan klasifikasi. Dari sinilah kemudian lahir apa
yang disebut aliran suatu filsafat. Tetapi karena cara dan dasar yang dijadikan
kriteria dalam menetapkan klasifikasi tersebut berbeda-beda, maka klasifikasi
tersebut berbeda-beda pula. download
PENDIDIKAN ISlAM, PLURALISME DAN MULTIKULTURALISME
http://csstatic.com/banners/clixsense_gpt120x600a.png
Realitas dunia yang Plural dan Multikultural
semakin disadari dan diyakini oleh umat manusia. Kesadaran ini muncul karena
umat manusia telah mampu melihat jumlah etnis atau bangsa yang beragam di dunia
ini. Kesadaran itu pula mengalami perkembangan sesuai dengan episteme
jamannya.Akan tetapi, tampaknya realitas yang plural dan
multikultural ini belum disadari sepenuhnya dan kalaupun disadari masih enggan
diterima di Indonesia yang masyarakatnya multi etnik, agama, suku, dan warna
kulit. Kondisi semacam ini sebetulnya memiliki tingkat sensitivitas yang cukup
tinggi untuk munculnya berbagai konflik. Keadaan ini ibarat hutan di musim
kemarau panjang, yang siap terbakar kapan saja, ketika ada api yang menyulut
(baik sengaja ataupun tidak). Untuk melihat secara detai silahkan. download
Filsafat Ilmu Tentang Hermeneutika
http://csstatic.com/banners/clixsense_gpt120x600a.png
Banyak ragam metode penelitian
filsafat maupun pengetahuan ilmiah lainnya, namun belum sepenuhnya mencukupi
untuk menyingkap nilai kebenaran dari dunia realitas. Metode merupakan fondasi
dan dasar penalaran manusia. Setiap manusia berfikir secara khas sebenarnya
sudah menggunakan metode, hanya tingkatan kadar saja yang berbeda.
Setiap pakar bidang kefilsafatan
berkeinginan untuk merumuskan sebuah metode yang ideal, namun hal ini tampaknya
dirasa sulit untuk merumuskannya, karena metode yang ideal harus dapat
merumuskannya dalam bentuk struktur yang fleksibel dan memungkinkan
pengembangan lebih lanjut. Metode tersebut harus konkret, obyektif, fleksibel,
dan dapat diterapkan secara universal seperti halnya metode ilmiah lainnya. Untuk melihat lebih lngkap silahkan download
Contoh Kurikulum KTSP 2011/2012
http://csstatic.com/banners/clixsense_gpt120x600a.png
KTSP merupakan kurikulum
operasioanal yang
disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan. KTSP terdiri dari tujuan Pendidikan,
struktur dan muatan kurikulum, kalender pendidikan dan silabus. Pengembangannya
berdasarkan kontekstual, potensi daerah, atau karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat daerah Kabupaten Malang,
dan peserta didik. Kurikulum yang ditetapkan di lembaga ini berjumlah 10
mata pelajaran yang ditambah dengan kurikulum muatan lokal yang berjumlah 2
muatan lokal serja pengembangan diri.
Kemudian pendidikan
yang berbasis karakter juga termuat dalam KTSP ini, dimana di dalam proses
belajar mengajar tidak hanya menekankan aspek kognitif, afektif dan psikomotor
saja tetapi aspek pendidikan karakter bangsa juga ditanamkan di dalamnya.
Sehingga peserta didik nantinya mempunyai karakter yang mempunyai wawasan dan
budaya bangsa. Untuk melihat lebih detail silahkan download
Keindahan Cinta dalam pandangan Ibnu Hazm Al-Andalusi
http://csstatic.com/banners/clixsense_gpt120x600a.png
Kitab Thauqul Hamamah Fil
Alfah wal Allaf merupakan salah satu karya sastra fenomenal yang ditulis
pada abad pertengahan. Kitab yang
ditulis Ibnu Hazm Al-Andalusi (384-456 H) itu banyak berbicara tentang cinta
dan persahabatan. Karya sastra ini dianggap fenomenal karena uraiannya yang
luas tentang permasalahan cinta dan lebih jauh lagi dalam kehidupan manusia
secara umum. Didukung oleh kemampuan penulis dalam membaca corak karakter
manusia dan rahasianya yang paling dalam.
Sebenarnya manuskrip ini adalah
biografi penulisnya yang menggambarkan perasaannya dalam hidup. Ibnu Hazm telah
menggabungkan antara pemikiran cinta dalam mata filsafat dan realita sejarah.
Oleh karena itu, buku tersebut mengupas pemikirannya dan murni dari pengalaman
yang dilaluinya. Sangat berani, lugas, dan bebas dari perasaan takut kepada
penguasa. Pemikirannya didukung oleh kisah-kisah yang ia dengar atau ia alami,
kemudian karya tersebut ia bumbui dengan sejumlah syair-syairnya yang
kontekstual.
Nama lengkap Ibnu Hazm adalah Ali bin Ahmad bin Hazm, sementara kakeknya
bernama Yazid berasal dari Persia. Ia dilahirkan di Kota Kordoba pada tahun 384
Hijriyah dan tumbuh di tengah keluarga yang penuh dengan harta dan kekayaan. Ia
pernah berujar, “Hal yang paling sering aku lihat adalah mimbar-mimbar dari
emas dan perak.”
Rabu, 16 Mei 2012
Benteng Aleppo, Saksi Kehebatan Arsitektur Islam
http://csstatic.com/banners/clixsense_gpt120x600a.png
Benteng Allepo merupakan sebuah
bangunan yang mengelilingi sebuah istana di kota tua Aleppo di bagian utara
Suriah. Benteng ini merupakan kastil tertua dan terluas di dunia. Kompleks megah itu berdiri di sebuah bukit
tepat di pusat Kota Aleppo. Benteng ini pernah diduduki oleh beberapa penguasa,
seperti dari Yunani, Bizantium, Ayyubiyah, dan Mamluk. Mayoritas bangunan yang bertahan
hingga hari ini diperkirakan berasal dari periode Ayyubiyah. Benteng yang
melayang di atas kota dengan keunikannya itu menjadi saingan utama Benteng
Kairo dan Benteng Damaskus.
Benteng Aleppo atau Citadel
Aleppo itu berbentuk elips dengan panjang sekitar 450 meter dan lebar 325 meter
dengan ketinggian 50 meter dari kaki bukit. Benteng yang mengelilingi bukit di
tengah kota tua Aleppo itu dibangun dari blok besar batu gamping yang
mengkilat. Dan, batu-batu itu menancap kuat di bukit tersebut. Dan juga
dikelilingi oleh parit yang dialiri air untuk melindungi benteng dari
penyelundup. Parit benteng itu memiliki kedalaman 22 meter dan lebar 30 meter.
Keberadaannya pasti menyulitkan
penyelundup untuk masuk ke dalam benteng pemerintahan tersebut. Meskipun
benteng itu merupakan peninggalan peradaban Islam, para arkeolog telah
menemukan reruntuhan zaman Romawi dan Bizantium yang diperkirakan berasal dari
abad ke-9 SM. Benteng itu awalnya dibangun oleh bangsa Neo-Het Acropolis di
atas sebuah bukit. Benteng militer itu dibangun untuk menjaga dan melindungi
daerah pertanian di sekitarnya.
Langganan:
Postingan (Atom)